Langsung ke konten utama

Prosesi Shooting Film Dokumenter TV Edukasi di Kampung Seni

TV Edukasi adalah Stasiun TV Nasional milik pemerintah. Stasiun televisi ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan Abdul Malik Fadjar tanggal 12 Oktober 2004. Studio TVE berada di Jakarta, dan memiliki afiliasi dengan stasiun televisi pendidikan di daerah. Televisi Edukasi dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia. Siaran TVE direlai oleh TVRI setiap hari Senin hingga Jumat pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. TVE mempunyai dua channel yaitu channel 1 dan channel 2.
Tujuan didirikannya TVE ialah memberikan layanan siaran pendidikan berkualitas untuk menunjang tujuan pendidikan nasional. Sasaran TVE adalah Peserta didik dari semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan, praktisi pendidikan, dan masyarakat.
TVE mulai mengadakan kompetisi KIHAJAR (Kita Harus Belajar) sejak tahun 2004. Kompetisi ini diadakan bertujuan untuk mencari siswa SMP sederajat yang berprestasi. Siswa SMP sederajat yang memenangkan kompetisi KIHAJAR akan mendapat beasiswa sampai S1. Mulai tahun 2011, selain untuk SMP, kompetisi KIHAJAR juga diadakan untuk siswa SD dan SMA sederajat.
Dalam kesempatan ini, TV Edukasi tengah memproduksi berbagai seni-budaya yang berada di Kampung Seni Yudha Asri, Serang, Banten. Materi yang diambil meliputi Kesenian Bedug Kerok dan Prosesi kelahiran bayi. Dua seni tradisi dan budaya lokal ini masih melekat pada kehidupan masyarakat Kampung Seni Yudha Asri pada khususnya.
Berikut adalah beberapa dokumentasi ketika proses produkasi oleh TV Edukasi 14 - 16 September 2012 di Kampung Seni Yudha Asri, Kp. Yudha, Desa Mander, Serang, Banten.

Video Prosesi Shooting TV Edukasi di Kampung Seni, Desa Mander, Kab. Serang, Banten

 




























 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pembuatan Topeng dari Tanah Liat

Topeng merupakan atribut dari kesenian Bedug Kerok Kampung Seni Yudha Asri. Karena topeng ini merupkan perlengkapan seni Bedug Kerok, maka dibuat dengan wajah yang ceria dan mengundang tawa orang yang melihatnya, sesuai dengan karakter Seni Bedug kerok yaitu seni yang menghibur. Proses pembuatannya tergolong sederhana, pertama kita menyiapkan tanah liat sebagai bahan dasarnya, kemudian kertas, lem, pisau pembentuk dan alas papan. Langkah-langkah pembuatannya yaitu kita siapkan tanah liat yang halus dan tidak tercampur oleh batu krikil, kemudian tanah liat tersebut kita bentuk di atas alas papan. Setelah dibentuk dengan bentuk wajah dan permukaannya sudah halus baru kita tempelkan kertas dengan menggunakan lem. Setelah semua permukaan wajah ditempelkan kertas, langkah selanjutnya adalah penjemuran, Jika sudah kering pisahkan antara tanah liat dan kertas yang sudah berbentuk wajah tadi, dan terakhir adalah pengecatan.(Dok : KSYA 10 Juli 2011) Klik play(>) untuk melihat video

Sewa Baju Daerah Telp.087871527369/081283704326, Sewa Kostum Adat, Koleksi Kostum Nusantara Sanggar Yudha Asri

Berikut adalah koleksi-koleksi baju daerah/tradisional Sanggar Tari Tradisional Yudha Asri(Kampung Seni Yudha Asri). Untuk informasi sewa baju daerah/sewa kostum daerah Telp. 087871527369 /081283704326 Web/blog : www.sewabajudaerah.blogspot.com            

Sejarah Kampung Seni Yudha Asri

Pada mulanya, Kampung Seni Yudha Asri atau yang sekarang dikenal Sanggar Yudha Asri yang terletak di Jl. AMD Koramil KM. 2 Kampung Yudha, Desa Mander, Kec. Bandung, Kab. Serang - Banten adalah sebuah sanggar seni yang tercipta dari kecintaan sang pendirinya mengenai hasil karya/seni. Berbekal dari kecintaan itulah beliau Bpk. M. Jupri Noor mendirikan sebuah sanggar yang diberi nama "Padepokan Asri Bangbuskolbebesanan" pada tahun 1982, yang mana didalamnya terdapat banyak sekali ciptaanya baik dalam bentuk Seni Tari, Rampak Bedug, Bedug Kerok, Beluk, Dzikir Saman, Bendrong/Lesung, Tongtrong/Kentongan, Terbang Gede/Rebana dan Gambus. Selain itu, kecintaan beliau mengenai seni juga bisa kita lihat dalam bentuk bangunan, rumah, serta perangkat alat musik. Misalnya saja "Saung", Saung adalah tempat istirahat pengunjung menyerupai villa yang dibuat dari bahan bambu, kayu, serta atapnya terbuat dari injuk/daun rumbia. Diantara saung-saung itu memiliki perbedaan arsitektur