Kamis, 20 Oktober 2011

Prosesi Ruwatan/Sedekah Bumi

Ruwatan berasal dari kata rawat atau merawat, Ruwatan/Sedekah Bumi berarti menjaga bumi kita agar bisa tetap terpelihara, banyak memberikan berkah dan manfaatnya kepada orang yang tinggal didalamnya. Ruwatan disini diawali dengan pementasan-pementasan seni yang merupakan ciri khas dari Kampung Seni Yudha Asri. Selesai pementasan dilanjutkan dengan prosesi ruwatan, dimana semua masyarakat berkumpul dengan diiringi oleh musik tradisional terbang gede/rebana. Sambil berjalan menuju lokasi ruwatan, sambil diiringi rebana tadi. Sampai dilokasi dimulai beberapa ritual yaitu dengan dibacakan pupuh oleh salah seorang juru kawih, kemudian dilanjutkan penimbunan nasi tumpeng dan uang. Terakhir adalah pembacaan doa agar semua masyarakat kampung diberikan kesehatan, rijki dan berkah selamat dunia akherat. Dalam acara tersebut juga turut hadir Ketua Paguyuban Seniman Tradisional(Pasentra) Kabupaten Serang, M. Nasir dan Camat Bandung-Serang, Drs. Subur Priyanto.





















Selasa, 18 Oktober 2011

Tradisi dan Pentas Seni Budaya Kampung Seni

Masyarakat Kampung Seni Yudha Asri akan melakukan suatu ritual bernama "Ruwatan/Sedekah Bumi" ritual ini adalah salah bentuk puji syukur kepada Allah SWT. Selesai ritual, dilanjutkan dengan pementasan berbagai kesenian yang berada di Kampung Seni Yudha Asri, seperti Rampak Bedug, Bendrong Lesung, Bedug Kerok, Beluk, Dzikir Saman dan Kesenian Kontemporer. Terakhir acara diisi dengan pertunjukan wayang golek malam harinya. Acara sendiri diadakan pada hari Rabu, 19 Oktober 2011 Pukul 13.00 s.d malam hari (pertunjukan wayang).
















 

Selasa, 11 Oktober 2011

Rampak Bedug dan Bedug Kerok pada Eco Day Citra Raya, Tangerang

Eco Day adalah Kegiatan yang bertemakan tentang lingkungan. Program ini adalah serangkaian kegiatan yang diadakan oleh Citra Group dalam ulang tahunnya yang ke 30. Jajaran Direksi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang serta Bupati dalam hal ini diwakili oleh asisten daerah, hadir dalam acara tersebut. Diawali dengan acara pentas hiburan badut, kemudian Rampak Bedug dan Bedug kerok dari Kampung Seni Yudha Asri  dan peresmian secara simbolis dengan menabuh bedug oleh direksi dan asisten daerah Kabupaten Tangerang. Acara terakhir diisi dengan berbagai perlombaan anak-anak.








 




Senin, 10 Oktober 2011

Bantuan Instrumen Degung dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten 2011

Alhamdulilah, berkat dukungan dari berbagai pihak, Kampung Seni Yudha Asri mendapat bantuan berupa seperangkat alat musik Degung. Instrumen ini untuk melengkapi beberapa kesenian yang dirasa perlu menggunakan instrumen degung ini. Tahun lalu, Kampung Seni Yudha Asri juga mendapat bantuan alat musik ini dari Pemerintah Kabupaten Serang.
Terima Kasih Disbudpar Provinsi Banten dan Pemkab Serang atas segala dukungan dan apresiasinya sehingga kami bisa terus berkarya seni untuk melestarikan dan mengembangkan seni-seni yang berada di wilayah Banten dan sekitarnya.



 




Cover Lathi-Weird Genius oleh Sanggar Yudha Asri(Kolaborasi Musik Modern-Tradisional)

Seni cover lagu/musik adalah hal umum saat ini yang sering dilakukan baik oleh musisi maupun pelaku seni tradisi, tujuannya adalah untuk men...