Langsung ke konten utama

Eksistensi Kampung Seni Yudha Asri di Media

Media merupakan sarana untuk menyebarkan informasi ke masyarakat luas. Dengan adanya media seperti TV, Radio, Internet, Koran dan Majalah, masyarakat akan tahu informasi apa yang sedang berkembang di Indonesia dan belahan dunia lain. Informasi itu misalnya mengenai politik, ekonomi, keamanan,kesenian, peradaban kebudayaan, hiburan, musik, film,berita nasional dan internasional. Media inilah yang mempunyai peranan penting bagi kita semua, walaupun terkadang banyak acara-acara dimedia yang tidak mendidik seperti kekerasan, pelecehan dan lain sebagainya. Guna menyikapi media yang tidak mendidik tersebut, orang tua haruslah lebih selektif dalam melihat dan memberikan informasi kepada anak anaknya, agar informasi yang didapatkan oleh anak-anak kita, berupa hal yang positif dan membangun karakter yang baik.
Beberapa waktu yang lalu, Kampung Seni Yudha Asri mendapat kesempatan melalui media untuk menyebarluaskan kesenian dan kebudayaan daerah khususnya di Provinsi Banten. Media yang dimaksud adalah TVRI, Trans TV, Trans 7, B Channel TV, Radar Banten, Banten Culture, Kidnesia, Kaskus, Majalah Bobo dan lain sebagainya. Kami sangat berterima kasih, berkat media tersebut, kami bisa eksis dan mendapat pengakuan serta penghargaan dari berbagai pihak. Tujuan kami tak kurang dan tak lebih hanya ingin melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah kami pada khususnya, dan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia pada umumnya.








Klik play (>) untuk melihat video


























Komentar

  1. Nice kampoeng seni bro, salam kenal n sukses selalu.

    http://www.republikblogger.com
    Owner : http;//www.lintanghamidjoyo.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pembuatan Topeng dari Tanah Liat

Topeng merupakan atribut dari kesenian Bedug Kerok Kampung Seni Yudha Asri. Karena topeng ini merupkan perlengkapan seni Bedug Kerok, maka dibuat dengan wajah yang ceria dan mengundang tawa orang yang melihatnya, sesuai dengan karakter Seni Bedug kerok yaitu seni yang menghibur. Proses pembuatannya tergolong sederhana, pertama kita menyiapkan tanah liat sebagai bahan dasarnya, kemudian kertas, lem, pisau pembentuk dan alas papan. Langkah-langkah pembuatannya yaitu kita siapkan tanah liat yang halus dan tidak tercampur oleh batu krikil, kemudian tanah liat tersebut kita bentuk di atas alas papan. Setelah dibentuk dengan bentuk wajah dan permukaannya sudah halus baru kita tempelkan kertas dengan menggunakan lem. Setelah semua permukaan wajah ditempelkan kertas, langkah selanjutnya adalah penjemuran, Jika sudah kering pisahkan antara tanah liat dan kertas yang sudah berbentuk wajah tadi, dan terakhir adalah pengecatan.(Dok : KSYA 10 Juli 2011) Klik play(>) untuk melihat video

Sewa Baju Daerah Telp.087871527369/081283704326, Sewa Kostum Adat, Koleksi Kostum Nusantara Sanggar Yudha Asri

Berikut adalah koleksi-koleksi baju daerah/tradisional Sanggar Tari Tradisional Yudha Asri(Kampung Seni Yudha Asri). Untuk informasi sewa baju daerah/sewa kostum daerah Telp. 087871527369 /081283704326 Web/blog : www.sewabajudaerah.blogspot.com            

Sejarah Kampung Seni Yudha Asri

Pada mulanya, Kampung Seni Yudha Asri atau yang sekarang dikenal Sanggar Yudha Asri yang terletak di Jl. AMD Koramil KM. 2 Kampung Yudha, Desa Mander, Kec. Bandung, Kab. Serang - Banten adalah sebuah sanggar seni yang tercipta dari kecintaan sang pendirinya mengenai hasil karya/seni. Berbekal dari kecintaan itulah beliau Bpk. M. Jupri Noor mendirikan sebuah sanggar yang diberi nama "Padepokan Asri Bangbuskolbebesanan" pada tahun 1982, yang mana didalamnya terdapat banyak sekali ciptaanya baik dalam bentuk Seni Tari, Rampak Bedug, Bedug Kerok, Beluk, Dzikir Saman, Bendrong/Lesung, Tongtrong/Kentongan, Terbang Gede/Rebana dan Gambus. Selain itu, kecintaan beliau mengenai seni juga bisa kita lihat dalam bentuk bangunan, rumah, serta perangkat alat musik. Misalnya saja "Saung", Saung adalah tempat istirahat pengunjung menyerupai villa yang dibuat dari bahan bambu, kayu, serta atapnya terbuat dari injuk/daun rumbia. Diantara saung-saung itu memiliki perbedaan arsitektur