Langsung ke konten utama

Sholat Tarawih di Malam Pertama Bulan Ramadhan 1432 H

Bulan yang penuh berkah dan rahmat telah tiba, umat Islam diseluruh dunia merayakannya dengan penuh suka cita, ya Ramadhan telah datang. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim, karena Allah memberi keistimewaan di bulan ini. Bulan yang penuh pengampunan, bulan dengan seribu bulan. Ramadhan kali ini jatuh pada hari Senin, 1 Agustus 2011 namun disebagian wilayah ada yang melaksanakan hari Minggu, 31 Juli 2011 seperti di daerah Sumenep, Jember, Ternate dan tempat lain sebagainya. Mereka mempercayai bahwa bulan puasa jatuh pada hari Minggu berdasarkan hitungan alkitab yang mereka pakai sebagai acuan dalam berpuasa, ada juga yang menyatakan bahwa "Puasa Rhamadan itu kan 30 hari, jadi kalau kita puasa hari senin(01/08/2011) dan lebaranya hari Selasa (30/08/2011), tentu kita puasa hanya 29 hari, jadi kami puasa hari Minggu (31/07/2011) untuk menggenapkan puasa" tutur warga Ternate. 
Di Bulan Ramadhan ada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh berkah dan kemuliaan dari seribu malam lainnya. Allah SWT berfirman dalam surat Al Qadar [97] : 3-5 yang berbunyi :
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5) 
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5) 

Meskipun ada perbedaan dalam menentukan awal puasa, kita jangan mempermasalahkannya, yang penting hakekat dari pada Rukun Islam tetap utuh. Berikut adalah dokumentasi Warga Kampung Seni Yudha Asri(Kp. Yudha) Serang, Banten dalam melaksanakan Shalat Tarawih(31/07/2011).




























Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pembuatan Topeng dari Tanah Liat

Topeng merupakan atribut dari kesenian Bedug Kerok Kampung Seni Yudha Asri. Karena topeng ini merupkan perlengkapan seni Bedug Kerok, maka dibuat dengan wajah yang ceria dan mengundang tawa orang yang melihatnya, sesuai dengan karakter Seni Bedug kerok yaitu seni yang menghibur. Proses pembuatannya tergolong sederhana, pertama kita menyiapkan tanah liat sebagai bahan dasarnya, kemudian kertas, lem, pisau pembentuk dan alas papan. Langkah-langkah pembuatannya yaitu kita siapkan tanah liat yang halus dan tidak tercampur oleh batu krikil, kemudian tanah liat tersebut kita bentuk di atas alas papan. Setelah dibentuk dengan bentuk wajah dan permukaannya sudah halus baru kita tempelkan kertas dengan menggunakan lem. Setelah semua permukaan wajah ditempelkan kertas, langkah selanjutnya adalah penjemuran, Jika sudah kering pisahkan antara tanah liat dan kertas yang sudah berbentuk wajah tadi, dan terakhir adalah pengecatan.(Dok : KSYA 10 Juli 2011) Klik play(>) untuk melihat video

Sewa Baju Daerah Telp.087871527369/081283704326, Sewa Kostum Adat, Koleksi Kostum Nusantara Sanggar Yudha Asri

Berikut adalah koleksi-koleksi baju daerah/tradisional Sanggar Tari Tradisional Yudha Asri(Kampung Seni Yudha Asri). Untuk informasi sewa baju daerah/sewa kostum daerah Telp. 087871527369 /081283704326 Web/blog : www.sewabajudaerah.blogspot.com            

Sejarah Kampung Seni Yudha Asri

Pada mulanya, Kampung Seni Yudha Asri atau yang sekarang dikenal Sanggar Yudha Asri yang terletak di Jl. AMD Koramil KM. 2 Kampung Yudha, Desa Mander, Kec. Bandung, Kab. Serang - Banten adalah sebuah sanggar seni yang tercipta dari kecintaan sang pendirinya mengenai hasil karya/seni. Berbekal dari kecintaan itulah beliau Bpk. M. Jupri Noor mendirikan sebuah sanggar yang diberi nama "Padepokan Asri Bangbuskolbebesanan" pada tahun 1982, yang mana didalamnya terdapat banyak sekali ciptaanya baik dalam bentuk Seni Tari, Rampak Bedug, Bedug Kerok, Beluk, Dzikir Saman, Bendrong/Lesung, Tongtrong/Kentongan, Terbang Gede/Rebana dan Gambus. Selain itu, kecintaan beliau mengenai seni juga bisa kita lihat dalam bentuk bangunan, rumah, serta perangkat alat musik. Misalnya saja "Saung", Saung adalah tempat istirahat pengunjung menyerupai villa yang dibuat dari bahan bambu, kayu, serta atapnya terbuat dari injuk/daun rumbia. Diantara saung-saung itu memiliki perbedaan arsitektur